7 Februari 2024

Bridgestone Indonesia Berbagi Tips Memilih Ban Mobil EV yang Tepat

• Karakteristik mobil EV yang berbeda dengan mobil konvensional mempengaruhi pemilihan ban yang tepat

 

•  Pemilihan ban yang tepat dan perawatan yang rutin berpengaruh terhadap umur ban dan mampu memaksimalkan jarak tempuh (driving range)

Karawang, 7 Februari 2024 - Faktor biaya operasional yang lebih rendah dan ramah lingkungan, menjadi daya tarik tersendiri bagi orang-orang untuk mulai menggunakan mobil listrik berbasis baterai (EV). Menurut data penjualan wholesales (pengiriman dari pabrik ke dealer) oleh Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), mobil EV mencatatkan penjualan sebanyak 17.062 unit atau melonjak sekitar 65,2% year on year (yoy) tahun lalu dibandingkan tahun 2022.

“Kendaraan EV memang menjadi pilihan yang menarik bagi konsumen yang menginginkan mobilitas yang efisien serta ramah lingkungan. Akan tetapi, tidak seperti kendaraan bermesin konvensional, mobil EV hadir dengan serangkaian karakteristik khusus yang memiliki tantangan, seperti torsi yang besar dan instan serta bobot baterai yang berat sehingga sebaiknya dilengkapi dengan ban yang tepat. Ban khusus ini dirancang untuk memenuhi berbagai tuntutan ini sehingga dapat mengoptimalkan pengalaman berkendara untuk keselamatan, efisiensi, dan kenyamanan maksimal,” ujar Deputy Head of Original Equipment (OE) Bridgestone Indonesia, Fisa Rizqiano.

Fisa menambahkan, karakteristik mobil listrik (EV) meliputi beberapa hal, di antaranya bobot yang umumnya lebih tinggi dibandingkan mobil konvensional, karena baterai mobil EV sendiri memiliki bobot sekitar 30-50% dari bobot total. Selain itu, kabin mobil EV lebih senyap dibandingkan kendaraan konvensional, sehingga suara (noise) yang keluar dari ban akan lebih terdengar, baik noise dari telapak (umumnya frekuensi tinggi), maupun noise akibat ban bersinggung dengan permukaan jalan (umumnya frekuensi rendah).

Karakteristik selanjutnya, ada pada karakteristik akselerasi dan pengereman kendaraan EV. Torsi sesaat (instan) dan besar yang dihasilkan oleh kendaraan listrik dapat meningkatkan laju keausan ban, sehingga ban kendaraan listrik harus memiliki ketahanan aus yang lebih tinggi. Untuk itu, ban yang digunakan pada mobil EV harus memiliki teknologi yang mampu meminimalisasi hambatan gulir (rolling resistance) guna menghemat penggunaan laju pengurangan daya baterai, mengurangi akumulasi panas, dan menahan gesekan.

Selain itu, konstruksi ban dengan kekuatan tambahan (reinforced) juga perlu untuk mengakomodasi peningkatan bobot baterai kendaraan listrikserta meningkatkan kemampuan ban dalam meminimalkan kebisingan eksterior. Sehingga, jika dirinci secara lebih detil, berikut adalah hal-hal yang perlu menjadi pertimbangan utama dalam memilih ban untuk mobil EV yang tepat:

Indeks Beban

Baterai mobil EV menambah bobot kendaraan secara signifikan dibandingkan kendaraan bermesin konvensional. Bobot tambahan tersebut dapat memberikan tekanan tambahan pada ban oleh karena itu diperlukan ban dengan indeks beban yang sesuai dengan bobot kendaran. Informasi Indeks beban ini dapat ditemui di dinding ban, yang penulisannya satu kesatuan dengan ukuran ban. Hal ini turut menentukan seberapa besar tekanan udara yang sesuai untuk ban tersebut.

Informasi Indeks beban ini dapat ditemui di dinding ban

 

Gesekan Rendah

Memilih ban dengan hambatan gesek (rolling resistance coefficient) yang lebih kecil akan berkontribusi terhadap hambatan gulir yang lebih rendah. Artinya, Anda akan mendapatkan lebih banyak jangkauan dan efisiensi dari kendaraan listrik Anda, yang dapat membantu berkontribusi terhadap keberlanjutan dan masa pakai baterai.

Kebisingan Rendah

Kendaraan listrik sudah lebih senyap karena tidak adanya kebisingan mesin, jadi untuk menjaga pengendaraan tetap mulus dan senyap, sebaiknya pilih ban dengan teknologi peredam kebisingan.

Senyawa Karet yang Kuat

Torsi instan pada kendaraan listrik dapat menyebabkan peningkatan keausan pada ban. Ban yang dibuat dengan kompon karet berkualitas dirancang memiliki kekuatan untuk menahan torsi tambahan tersebut.

“Selain pemilihan ban yang cocok, perawatan, dan pemeliharaan ban sangat penting untuk mempertahankan umur ban/mengurangi tingkat keausan, dan juga memaksimalkan jarak tempuh (drive range),” tutup Fisa.

***

 

Profil Pabrik Bridgestone Tire Indonesia

Pabrik Bekasi :
Berdiri                : 1974
Ukuran               : 197,882 M2
Manager pabrik   : Mr Kouichi Ikeshima
Alamat               : Jl Raya Bekasi Km.27, Kel. Harapan Jaya – Pondok Ungu, Bekasi
Fasilitas              : Pabrik, Kantin, Pusat Olahraga, Koperasi, Gudang Ban, WWTP (Water Wast Treatment Process), WTP (Water Treatment Process)

Pabrik Karawang :
Berdiri              : 1999
Ukuran             : 326,000 M2
Manager pabrik : Mr Rachmat Susetyo
Alamat             : Jl Surya Utama Kav 8-13, Kawasan Industri Suryacipta,Karawang
Fasilitas            : Pabrik, Kantin, Pusat Olahraga, Koperasi, Gudang Ban, WWTP (Water Waste Treatment Process), WTP (Water Treatment Process), Lapangan Uji dan Pusat Pendidikan.

Untuk informasi lebih lanjut, silahkan hubungi:

PT Bridgestone Tire Indonesia
Corporate Communications Department

P : +62 267 863 7921 – 863 7922
F : +62 267 863 7923 – 863 7924